Pada tahun 2022, total penjualan kendaraan di enam negara utama ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura adalah 3,4 juta unit. Total produksi kendaraan di negara-negara ini meningkat menjadi 4,3 juta unit pada tahun 2022. Pasar kendaraan ringan (LV) ASEAN diperkirakan turun 6% tahun-ke-tahun menjadi 3,11 juta unit pada tahun 2024, terutama karena penurunan penjualan dua digit di Indonesia dan Thailand. Sebagai kawasan otomotif utama, penjualan dan produksi ASEAN yang besar sudah jelas terlihat. Penurunan yang diproyeksikan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa faktor ekonomi makro atau kondisi pasar tertentu memengaruhi permintaan konsumen di pasar utama seperti Indonesia dan Thailand, yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab potensial dan kemungkinan strategi pemulihan.
Indonesia: Total penjualan kendaraan di Indonesia pada tahun 2023 sebanyak 1.005.802 unit, turun 4,0% dari tahun 2022. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan total penjualan kendaraan bermotor di dalam negeri mencapai 1,1 juta unit pada 2024. Akan tetapi, penjualan aktual tidak memenuhi harapan. Penjualan kendaraan ringan di Indonesia turun 14% tahun-ke-tahun menjadi 801.000 unit pada tahun 2024, total terendah sejak tahun 2011 (tidak termasuk tahun 2020 yang terkena dampak pandemi). Sementara penjualan pasar Indonesia melampaui 1 juta unit pada tahun 2023, penjualan turun tajam hingga 14% pada tahun 2024, yang menunjukkan bahwa tantangan ekonomi atau kebijakan yang signifikan memengaruhi kepercayaan konsumen dan daya beli. Rupiah yang lemah, yang menyebabkan biaya produksi lebih tinggi, dan kenaikan pajak pertambahan nilai yang mengikis daya beli kemungkinan merupakan faktor penyebabnya.
Thailand: Penjualan mobil setahun penuh di Thailand pada tahun 2023 turun 8,7% tahun-ke-tahun menjadi 775.780 unit. Penjualan mobil domestik di Thailand turun 12,26% tahun-ke-tahun menjadi 48.092 unit pada Januari 2025, menandai penurunan penjualan selama 20 bulan berturut-turut. Penjualan mobil di Thailand telah turun selama hampir dua tahun berturut-turut, menunjukkan masalah ekonomi yang lebih mendalam yang membebani belanja konsumen untuk kendaraan. Tingginya utang rumah tangga dan ketatnya persyaratan pinjaman mobil kemungkinan menjadi penyebab tren ini, terutama karena persaingan di pasar kendaraan listrik semakin ketat, yang dapat merugikan penjualan mobil bermesin pembakaran tradisional dan merek-merek mapan.
Malaysia: Total penjualan kendaraan Malaysia mencapai rekor tertinggi sebesar 816.747 unit pada tahun 2024, naik 2,1% dari rekor sebelumnya pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh kinerja merek lokal yang kuat. Toyota dan Proton adalah merek lokal utama, dengan kinerja Toyota yang melebihi harapan. Pasar otomotif Malaysia telah menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan yang kuat, didorong oleh popularitas merek lokal dan meningkatnya penjualan kendaraan listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam mendukung industri otomotif lokal efektif dan konsumen memiliki sikap positif terhadap pembelian mobil.
Vietnam: Pada bulan Desember 2023, penjualan mobil di Vietnam meningkat sebesar 9,7% tahun-ke-tahun menjadi 38.740 unit. Total penjualan mobil di Vietnam pada tahun 2024 akan mencapai sekitar 500.000 unit, di mana VinFast merupakan merek dengan penjualan tertinggi. Itu termasuk sejumlah besar penjualan kendaraan listrik. Penjualan keseluruhan yang kuat pada tahun 2024, ditambah dengan kinerja luar biasa dari merek kendaraan listrik lokal VinFast, menandai perubahan besar dalam lanskap industri otomotif Vietnam. Insentif pemerintah dan meningkatnya kesadaran konsumen kemungkinan merupakan faktor yang berkontribusi terhadap elektrifikasi yang cepat ini.
Filipina: Industri otomotif Filipina mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024 dengan penjualan mencapai 467.252 unit, meningkat 8,7% dari tahun 2023. Toyota Motors Philippines tetap menjadi pemimpin pasar dengan pangsa pasar yang signifikan. Rekor penjualan pada tahun 2024 menunjukkan pasar otomotif Filipina sedang booming. Sebagai pemimpin pasar, pangsa pasar Toyota yang terus terdepan mencerminkan pengaruh merek dan kepercayaan konsumen yang kuat.
Oke, berikut beberapa informasi tentang pasar mobil Indonesia: Gambaran Umum Pasar Salah Satu Pasar Mobil Terbesar di Asia Tenggara: Indonesia merupakan salah satu pasar mobil terb...
Pasar Otomotif Indonesia: Transportasi yang Berkembang Pesat dan Permintaan yang Beragam Sebagai salah satu negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki pasar otomo...
Ada banyak merek mobil di Indonesia, termasuk merek terkenal internasional dan merek lokal. Berikut ini adalah beberapa merek mobil umum di pasar Indonesia: Merek Internasional: Me...
Saya adalah Situs Berita Otomotif Indonesia Halo semuanya! Saya adalah situs web berita yang berfokus pada pelaporan industri otomotif Indonesia. Sasaran kami adalah untuk menyedia...
Indonesia secara aktif mempromosikan pengembangan industri kendaraan listrik dan telah merumuskan serangkaian undang-undang, peraturan, dan insentif untuk tujuan ini. Berikut ini b...
Cara mendaftarkan kendaraan listrik di Indonesia. Di Indonesia, proses pendaftaran kendaraan listrik sama dengan kendaraan berbahan bakar konvensional, tetapi ada juga beberapa per...
Undang-undang lalu lintas di Indonesia. Mengemudi di Indonesia memerlukan pemahaman tentang undang-undang lalu lintas dan adat istiadat setempat. Berikut ini beberapa hal penting y...
Sulit untuk mengetahui secara akurat jumlah orang yang membeli mobil mewah di Indonesia karena melibatkan data pasar yang kompleks dan masalah privasi. Namun, kita dapat memahami s...
Pasar mobil mewah Indonesia, Pasar mobil mewah Indonesia merupakan sektor yang kompleks dan berkembang, dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial. Berikut ini adalah gamb...
Apakah setir mobil Indonesia ada di sebelah kiri atau kanan? Di Indonesia, setir mobil berada di sebelah kanan dan kendaraan melaju di sebelah kiri. Berikut ini beberapa informasi ...